Adobe Illustrator menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengekspor file SVG dengan mudah. SVG, atau Scalable Vector Graphics, adalah format file yang banyak digunakan untuk grafis vektor yang dapat skalabel. Dengan menggunakan Adobe Illustrator, pengguna dapat menghasilkan gambar vektor yang berkualitas tinggi dan kemudian mengekspornya ke dalam format SVG. Proses ini sangat penting karena SVG dapat digunakan di berbagai platform dan perangkat, termasuk web dan aplikasi mobile. Dengan demikian, pengguna Illustrator dapat dengan mudah berbagi karya mereka dengan orang lain tanpa kehilangan kualitas gambar. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk mengekspor file SVG dari Adobe Illustrator.
Cara Mengexport File .svg dari Adobe Illustrator

Halo teman-teman desainer, semoga kalian dalam keadaan sehat saat membaca ini. Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara mengexport atau menyimpan file .svg (Scalable Vector Graphics) dari Adobe Illustrator (AI). Sebelum kita bahas lebih lanjut, mari kita cari tahu apa itu file dengan ekstensi .svg.

Mungkin bagi seorang programmer, UI/UX designer, dan web designer, istilah .svg sudah tidak asing lagi. Mengapa begitu? Karena mereka pasti membutuhkan ikon dalam tampilan web atau aplikasi yang mereka buat, bukan? Dan file yang membuat ikon-ikon tersebut terasa ringan adalah file .svg.

Tentu kamu bertanya, mengapa tidak menggunakan file .png saja? Toh hasilnya juga sama, bukan? Ternyata tidak sejalan dengan itu. Kelebihan dari file .svg ini adalah ukurannya yang lebih kecil dan mudah dikompresi dibandingkan dengan ekstensi file lainnya. File ini berbentuk vektor yang berarti dapat diperbesar (zoom dan scale) hingga resolusi tinggi tanpa mengalami kehilangan kualitas. Menarik, bukan? Kecil-kecil tapi berdaya.

Dengan penjelasan singkat tersebut, mari kita lanjut ke tutorial cara mengexport file .svg dari Adobe Illustrator.

1. Buka aplikasi Adobe Illustrator yang berisi desain ikon atau apapun yang ingin di-export. Pastikan tidak ada gambar bitmap di dalamnya.

2. Pilih menu File, lalu pilih Save As.

3. Akan muncul jendela baru, pilih folder tempat kamu ingin menyimpan file tersebut. Selanjutnya, pilih SVG (*.SVG) pada Save as type.

4. Sesuaikan pengaturan SVG seperti pada gambar di bawah ini. Setelah itu, klik OK.

5. Cari file .svg yang telah kamu simpan. Klik kanan pada file tersebut, lalu pilih Open With dan klik “Google Chrome” atau mesin pencari lainnya.

6. Jika muncul gambar seperti pada contoh di bawah ini, berarti kamu telah berhasil. Cobalah untuk melakukan scaling pada jendela Google Chrome, hasilnya akan tetap bagus tanpa pecah. Selain itu, periksa juga ukuran file tersebut. Contoh yang saya berikan hanya berukuran 3 KB.

Perlu diingat bahwa file .svg tidak hanya dapat dibuka di mesin pencari saja (khusus untuk preview), tetapi juga dapat dibuka di CorelDraw, Adobe Illustrator, dan Inkscape (untuk preview sekaligus edit).

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah berhasil mengikuti tutorial ini sampai selesai? Jika ada pertanyaan, mungkin kita bisa berdiskusi di sini.

Sampai di sini saja artikel yang dapat saya bagikan. Semoga informasi yang sedikit ini bermanfaat untuk kita semua. Teruslah semangat dan tetap berkreasi!