Pewarnaan Pantone – TechSigntic adalah sebuah teknik inovatif yang digunakan untuk menciptakan warna yang konsisten dan akurat. Pantone adalah sebuah perusahaan yang terkenal di bidang pewarnaan, dan TechSigntic adalah teknologi yang mereka gunakan untuk menghasilkan hasil yang sempurna. Pewarnaan Pantone – TechSigntic menggunakan sistem pengukuran yang canggih dan standar kualitas tinggi dalam proses pewarnaannya. Dengan menggunakan teknologi ini, warna-warna yang dihasilkan menjadi lebih cerah, tajam, dan realistis. Selain itu, teknik ini juga memungkinkan warna untuk diproduksi secara massal dengan tingkat konsistensi yang tinggi. Pewarnaan Pantone – TechSigntic telah digunakan dalam berbagai industri, seperti desain grafis, percetakan, dan industri fashion. Dengan teknologi ini, hasil yang dihasilkan menjadi lebih menarik, profesional, dan dapat meningkatkan nilai estetika produk.
Pewarnaan Pantone – Mempelajari Sistem Pewarnaan yang Populer

Sistem pewarnaan Pantone telah menjadi standar di dunia percetakan dan digunakan secara luas untuk menciptakan warna yang akurat. Pantone adalah perusahaan Amerika Serikat yang telah mematenkan sistem pewarnaan Pantone Matching System (PMS). Sistem ini tidak hanya digunakan dalam industri percetakan, tetapi juga dalam pembuatan cat, kain, dan plastik.

Pantone Matching System digunakan sebagai acuan untuk menciptakan warna yang konsisten. Setiap warna Pantone memiliki nomor unik, seperti PMS 300. Nomor ini digunakan untuk mengidentifikasi warna yang diinginkan.

Salah satu aplikasi penting dari Pantone Matching System adalah dalam proses CMYK. CMYK adalah metode pencetakan menggunakan empat warna dasar, yaitu Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Sebagian besar benda yang dicetak menggunakan metode ini, dan beberapa warna Pantone dapat dicapai dengan menggunakan kombinasi warna CMYK.

Namun, tidak semua warna Pantone dapat dicapai menggunakan metode CMYK. Beberapa warna Pantone memerlukan campuran pigmen dasar dalam proporsi tertentu. Oleh karena itu, warna Pantone sangat berguna dalam percetakan offset ketika mencetak satu warna, dua warna, atau tiga warna (biasanya untuk mencetak kartu nama). Namun, ketika mencetak dengan metode CMYK, warna Pantone tidak digunakan dan akan dikonversi menjadi warna CMYK jika ada bagian desain yang menggunakan warna Pantone.

Pentingnya warna Pantone sebagai standar internasional terletak pada konsistensi warna yang dihasilkan. Setiap logo terkenal memiliki warna Pantone yang unik, sehingga warna logo akan tetap sama, tidak peduli media cetaknya seperti kartu nama, kop surat, amplop, dan lainnya. Di sisi lain, warna yang dihasilkan dengan metode CMYK dapat sedikit berbeda tergantung pada perangkat lunak desain dan teknik pencetakan yang digunakan.

Warna Pantone juga dikenal sebagai Spot Colors. Proses pencetakan Spot Colors menggunakan printer yang berbeda dengan printer yang digunakan untuk mencetak warna CMYK. Oleh karena itu, mencetak desain dengan warna Pantone bisa lebih mahal.

Setiap tahun, Pantone mengumumkan Color of The Year atau Warna Tahun Ini. Pantone memprediksi warna apa yang akan menjadi tren konsumen selama setahun ke depan. Pada tahun 2016, Pantone bahkan mengumumkan dua warna, yaitu Rose Quartz dan Serenity, sebagai Warna Tahun Ini.

Pantone mencetak katalog warna yang berisi nomor dan kode Hex untuk setiap warna Pantone. Katalog ini digunakan sebagai panduan dalam memilih warna Pantone. Namun, katalog ini memiliki harga yang cukup tinggi, berkisar antara $155 hingga $2.000.

Salah satu keunggulan lain dari Pantone adalah kemampuannya dalam menghasilkan warna metalik dan warna berkilau (fluorescent). Hal ini membuat Pantone menjadi pilihan yang ideal untuk desain yang membutuhkan efek khusus.

Dengan sistem pewarnaan yang akurat dan konsisten, Pantone telah menjadi pilihan utama dalam dunia percetakan dan industri kreatif. Penggunaan warna Pantone tidak hanya memberikan hasil cetakan yang berkualitas, tetapi juga memastikan konsistensi warna di berbagai media cetak.