Pada kesempatan ini, kami akan memperkenalkan tutorial tentang bagaimana membuat tipografi menggunakan CorelDraw X7. CorelDraw X7 adalah salah satu perangkat lunak desain grafis yang populer dan sering digunakan oleh para desainer profesional. Dalam tutorial ini, kami akan mengajarkan langkah-langkah dasar untuk membuat tipografi yang menarik dan kreatif menggunakan CorelDraw X7. Dengan mengikuti tutorial ini, Anda akan belajar cara membuat efek teks yang unik, menggabungkan berbagai bentuk dan aksen untuk menciptakan tipografi yang menarik. Jadi, mari mulai dan jelajahi dunia kreativitas dengan CorelDraw X7!
Panduan Membuat Tipografi Menarik di CorelDraw X7

Hai teman-teman, selamat datang kembali bersama kami. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang cara membuat tipografi menarik di CorelDraw. Sebelumnya, kami telah membahas mengenai apa itu tipografi. Yuk, langsung simak tutorialnya!

1. Pertama-tama, atur tampilan di bagian View dengan mencentang semua opsi yang diberi garis merah. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kamu dalam membuat desain, terutama dalam penempatan tata letak. Jika kamu merasa bagian ini tidak begitu penting, kamu bisa melewatkannya.

2. Selanjutnya, buatlah persegi dengan ukuran 210 mm x 210 mm, selebar ukuran kertas A4. Berikan warna pada persegi tersebut dengan cara mengklik objek yang akan diwarnai, kemudian tekan F11. Setelah itu, akan muncul Edit Fill. Kamu bebas memilih warna latar belakang yang kamu inginkan. Saya menggunakan warna RGB dengan kode Hex #4A3F32.

3. Buatlah garis putus-putus sebagai patokan untuk menjaga keberadaan desain yang kita buat tetap lurus. Caranya, seret dan lepas penggaris di sebelah kiri yang ditunjukkan dengan anak panah, lalu geser sesuai dengan gambar di bawah ini.

4. Selanjutnya, buatlah kalimat apa pun yang kamu suka. Jika belum memiliki ide, kamu bisa membuat kalimat seperti contoh di bawah ini. Atur posisinya agar berada di tengah latar belakang. Teks di sebelah kiri akan kita gunakan untuk membuat desain tipografi, sedangkan teks di sebelah kanan adalah jenis font yang digunakan dalam tutorial ini.

5. Atur ukuran kata ‘saya’ menjadi 65pt. Kemudian buatlah 2 garis di bawahnya menggunakan Pen Tool. Atur ketebalannya menjadi 3.0pt. Berikan warna putih pada kedua garis tersebut. Catatan: ukuran kata dan garis bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan kamu.

6. Selanjutnya, buatlah persegi panjang dengan ukuran seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Untuk membuat sudut-sudutnya melengkung, kamu bisa menggunakan Shape Tool. Jangan lupa untuk mengklik Scalloped Corner di Property Bar dan atur tingkat kelengkungan (Corner Radius) menjadi 6,0 mm. Secara otomatis, keempat sudut akan memiliki hasil yang sama. Atur ukuran kata ‘KERJA KERAS’ menjadi 62pt.

7. Klik objek persegi yang baru saja kita edit, lalu berikan warna putih agar tampilannya lebih menarik. Hapus outline pada objek tersebut dengan memilih None pada dropdown outline. Berikan warna pada kata ‘KERJA KERAS’ sesuai dengan warna latar belakang.

8. Selanjutnya, buatlah objek bintang dengan ukuran yang bebas. Saya menggunakan ukuran 6,49 mm untuk horizontal dan 6,172 mm untuk vertikal. Untuk menggandakan bintang agar posisinya pas dan rapi, atur di Transformations. Caranya, klik menu Object -> Transformations. Pada tab Position, atur nilai X, arah penggandaan, dan jumlah objek yang akan di-copy seperti gambar di bawah ini. Setelah selesai, klik Apply.

9. Berikan warna putih pada bintang tersebut. Kemudian, pilih ketiga bintang tersebut, copy dan paste. Letakkan hasil duplikasi di sebelah kanan. Atur ukuran kata ‘karena saya’ menjadi 29pt.

10. Aturlah kata ‘SADAR’ agar sejajar dengan garis bantu (garis putus-putus berwarna biru). Buatlah 2 garis menggunakan Pen Tool seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Pilih ketebalan garis 3.0pt.

11. Ubahlah gaya garis tersebut menjadi garis putus-putus. Caranya, double click pada gambar pena di status bar (lihat kotak nomor 1). Akan muncul jendela outline pen. Pilih garis putus-putus yang diinginkan pada kolom Style. Jangan lupa untuk mencentang Scale with Object, agar ukuran outline mengikuti objek meskipun objek tersebut diperbesar atau diperkecil.

12. Hasil akhir yang diinginkan adalah seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

13. Aturlah ukuran kata ‘saya butuh’ menjadi 40pt. Buatlah 2 garis dengan ukuran yang berbeda. Garis 1 dengan ukuran 3.0pt, sedangkan Garis 2 dengan ukuran 1.5pt.

14. Selanjutnya, buatlah persegi panjang dan persegi seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini menggunakan Rectangle Tool. Atur ukuran kata ‘MASA DEPAN’ menjadi 60pt.

15. Klik objek persegi, lalu tekan Ctrl + Q (Convert to Curve). Selanjutnya, klik Shape Tool dan klik dua kali pada garis (edge) untuk membuat node baru.

16. Seret dan lepas node tersebut ke arah kanan seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

17. Jika sudah, duplikat objek tersebut dengan menekan Ctrl + C lalu Ctrl + V. Hasil objek salinan tersebut kita flip horizontal, lalu geser ke sisi kanan.

18. Berikan warna putih pada objek dan warna latar belakang pada teks. Hapus outline pada objek tersebut dengan memilih None pada dropdown outline.

19. Selanjutnya, gabungkan semua objek yang telah kita buat kecuali latar belakang. Caranya, blok semua objek, klik kanan, dan pilih Group Objects (Ctrl + G).

20. Terakhir, aturlah objek tersebut agar berada di tengah latar belakang atau sesuaikan ukurannya agar terlihat pas.

Nah, tutorial kali ini sudah selesai. Bagaimana, teman-teman? Terlihat sulit atau mudah? Jika ada kesulitan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga apa yang kita pelajari kali ini bermanfaat bagi kita dan orang lain. Salam tek tek!